Andik Vermansyah memang gagal memberikan kemenangan bagi Timnas U-21 di laga uji coba menghadapi Hyundai Mipo yang berlangsung hari Jumat, 10 Februari 2012 sore kemarin. Namun begitu, winger Persebaya 1927 ini lagi-lagi berhasil menunjukan penampilan luar biasanya. Seperti saat menghadapi LA Galaxy lalu, Andik kembali mendapatkan pujian khusus dari lawan.
Menurut Pelatih Ulsan Hyundai Mipo, Cho Min Kook Andik bermain sangat baik dalam laga tersebut. pemain mungil yang menjabat sebagai kapten Timnas U-21 di laga kemarin itu dinilai Cho memiliki keunggulan seperti kemampuan teknik dan tubuh bagian atas yang sangat kuat.
''Saya sangat kagum dengan pemain no 10 (Andik), dia punya keunggulan dari yang lain. Dari posturnya juga bagus, bagian atasnya bagus, cuma harus lebih memanfaatkan otot bawahnya,'' ujar Cho usai pertandingan.
''Tapi ia kurang mengeluarkan semua kemampuannya, dia harus memperkuat otot-otot pahanya, agar mampu menendang lebih kuat lagi, dan mampu mengasah lagi,'' lanjut Cho.
Sebelumnya saat laga uji coba menghadapi LA Galaxy beberapa waktu lalu, Andik juga mendapatkan pujian khusus dari Pelatih LA Galaxy, Bruce Arena dan sang bintang, David Beckham. Bahkan sempat beredar rumor kalau LA Galaxy sangat tertarik mendatangkan Andik. Namun hingga kini Andik masih bertahan di Persebaya, dan belum ada klub Eropa yang benar-benar serius mendekatinya. (RH)
Info Tambahan
Bersama Timnas U23 di Sea Games 2011, Andik menunjukan permainan yang cantik dibawah asuhan pelatih Rahmad Darmawan, ia bersama Titus Bonai, Patrich Wanggai, Okto dan yang lainnya, telah menunjukan permainan yang cantik.
Begitupun di klubnya Persibaya Persebaya , ia pun selalu menjadi faktor yang mengangkat keberhasilan Persebaya disetiap pertandingannya.
Gosip ketertarikan klub-klub Eropa terhadap Andik mulai tak bermunculan lagi. Andik sendiri sudah merasa segala kabar yang beredar hanya berupa isu. Namun tidak dari Benfica. Andik mengaku sempat mendapat permintaan agar mengirim video aksinya di lapangan hijau kepada tim pencari bakat Benfica.
Biografi Singkat
Perjuangan Andik untuk menjadi pesepakbola profesional tidaklah mudah. Ambisi gelandang serang yang lahir di Jember 20 tahun silam untuk berkarir di sepakbola sempat mendapat tentangan dari orang tuanya, terutama dari ibundanya, Jumiyah.
Bahkan Jumiyah kerap mencubit Andik jika terlalu asyik dengan sepakbola di masa kecil.Perjuangan Andik untuk menjadi pesepakbola profesional tidaklah mudah.
Menurut ibunya saat kelas 4 SD, Andik Sempat bolos setahun tidak mau sekolah karena ingin main bola. Namun Melihat tekad dan ambisi sang anak, hati Jumiyah pun luluh. Kehidupan ekonomi yang sulit tidak menyurutkan Jumiyah dan suaminya, Saman, untuk mendukung ambisi Andik berkarir di dunia sepakbola.
Bahkan saat mau membelikan Andik sepatu bola, kedua orangtuanya harus kerja keras. Maklum penghasilan Saman dari pekerjaannya sebagai tukang batu dan Jumiyah sebagai karyawan pabrik, tidaklah cukup untuk membeli sepatu sepakbola. Jumiyah akhirnya mencari penghasilan tambahan dari berjualan kue, koran dan es.
Saat sepatu bola yang berharga Rp 25 ribu itu sudah terbeli, Saking senangnya sepatu itu tidak dilepas dan terus dipakai saat tidur oleh Andik. Tak disangka, sepatu buatan lokal itu membawa Andik terbang tinggi.
Hingga kini Bonek Mania menyebutnya Lionel Messi dari Surabaya. Memang Persebaya Surabaya selalu saja melahirkan bintang-bintang muda berbakat. Tiap tahun, boleh dibilang, tim kebanggaan warga Surabaya mengentaskan pemain junior berbakat.
Penghargaan
2008 Perunggu POM ASEAN (Timnas Mahasiswa)
2008 Emas PON XVII Kaltim (Jatim)
2007 Emas Porprov I (Kota Surabaya)
2007 Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18)
Andik Vermansyah Profile
Sub Kategori / Profesi
Pemain Sepakbola
Nama
Andik Vermansyah
Tanggal Lahir
23 November 1991
Domisili
Surabaya
Twitter
https://twitter.com/#!/andik_ik
Home »
» Biografi pemain muda Indonesia : Andik Vermansyah
Biografi pemain muda Indonesia : Andik Vermansyah
Langganan:
Posting Komentar (RSS)


0 komentar on Biografi pemain muda Indonesia : Andik Vermansyah :
Posting Komentar